Peringkat Utang Negara-Negara Dunia di Tahun 2025 yang Makin Meningkat

Utang dunia sangat tinggi. Berdasarkan data World Economic Outlook terbaru IMF, tercatat sebanyak 23 negara meminjam lebih dari PDB (produk domestik bruto) mereka. Bahkan, ada dua negara yang berutang lebih dari dua kali lipat output ekonomi tahunan mereka.

Seiring dengan terus meningkatnya rasio utang terhadap PDB, pembayaran bunganya menjadi semakin mahal. Yang mengejutkan, lebih dari 3,4 miliar orang tinggal di negara-negara yang pembayaran bunga bersih atas utang publiknya melebihi pendanaan untuk pendidikan atau kesehatan.

Urutan negara-negara berdasarkan utang pemerintah sebagai bagian dari PDB:

* Jepang memimpin dengan rasio utang 230%, walaupun sudah menurun dari 235% dalam perkiraan IMF bulan April lalu.

* Meskipun demikian, perdana menteri baru Jepang, Sanae Takaichi, berencana untuk menghidupkan kembali ‘Abenomics’ melalui kebijakan moneter yang longgar dan subsidi miliaran. Meskipun ini kemungkinan bukan pertanda baik bagi tumpukan utangnya, ekuitas Jepang melonjak ke rekor tertinggi setelah pemilu.

* Sudan yang dilanda perang berada di urutan berikutnya, dengan utang terhadap PDB sebesar 222%, diikuti oleh Singapura, sebesar 176%.

* Di Eropa, beban utang Yunani adalah yang tertinggi secara keseluruhan, yaitu 147%—hampir dua kali lipat rata-rata kawasan tersebut. Italia berada di urutan berikutnya, dengan rasio utang 137%, turun dari puncaknya pada tahun 2020 sebesar 155%.

* Secara keseluruhan, Amerika Serikat menempati peringkat ke-11 secara global. Saat ini, anggaran federal diproyeksikan menambah US$ 1,8 triliun setiap tahun ke tumpukan utang yang berjumlah US$ 38 triliun. Meskipun rasio utang AS adalah 125% hari ini, kemungkinan besar rasio tersebut akan terus meningkat.

Sumber: VisualCapitalist