IOC dept. Writter
IOC dept. Editor
INVESTINGONCLIMATE.COM, JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus pada ajang Investing on Climate Editors’ Choice Award 2025 yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025). Tiga kategori yang dianugerahkan kepada bank bjb meliputi Best Emission Reduction, Best Literacy for Climate Resilience, dan Best Climate Financing.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi bank bjb dalam mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) ke dalam strategi bisnis dan operasional perusahaan. Melalui pendekatan terukur dan berkelanjutan, bank bjb dinilai mampu menunjukkan kinerja nyata dalam pengelolaan dampak lingkungan, penguatan literasi iklim, serta penyaluran pembiayaan hijau.
Managing Director Investing on Climate Umar Idris menilai capaian tersebut menunjukkan langkah progresif bank bjb dalam mengelola dampak lingkungan secara terukur dan berkelanjutan. Menurutnya, berbagai inisiatif yang dijalankan tidak hanya berdampak pada penurunan emisi, tetapi juga memperkuat peran bank bjb sebagai pelopor di tingkat bank pembangunan daerah dalam aksi iklim.
“Perseroan telah mencapai 45% penurunan emisi cakupan 1,466% peningkatan penyerapan emisi dan penanaman pohon, menjadi BPD pertama yang melakukan pembelian carbon credit,” ujar Umar.
Adapun, penghargaan Best Emission Reduction diberikan atas keberhasilan bank bjb menekan emisi karbon operasional secara signifikan. Melalui Laporan Keberlanjutan 2024, sepanjang tahun lalu, bank bjb mencatat penurunan emisi scope 1 sebesar 45%, dari 10.849,75 ton CO₂e pada 2019 menjadi 5.980,34 ton CO₂e pada 2024, terutama melalui pengendalian penggunaan bahan bakar untuk aktivitas transportasi dan operasional.
Di sisi lain, kapasitas penyerapan emisi dari aktivitas penanaman pohon meningkat tajam hingga 466%, dari 5.032 ton CO₂e pada 2019 menjadi 28.484,40 ton CO₂e pada 2024, mencerminkan penguatan inisiatif berbasis alam dalam strategi dekarbonisasi perusahaan.
Pada kategori Best Literacy for Climate Resilience, bank bjb dinilai berhasil memperluas pemahaman publik dan pemangku kepentingan mengenai pentingnya ketahanan iklim. Program literasi yang dijalankan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran kolektif terhadap risiko perubahan iklim dan peluang pengembangan ekonomi hijau.
Komitmen sosial tersebut tercermin dari tingkat Customer Satisfaction Index yang tetap terjaga tinggi, masing-masing 98,16 pada Wave I dan 98,19 pada Wave II, serta Employee Engagement Level Score yang mencapai 81%. Selain itu, investasi pada pengembangan sumber daya manusia juga terus diperkuat melalui pembelajaran karyawan dengan total 193.776 jam untuk karyawan laki-laki dan 100.692 jam untuk karyawan perempuan.
Sementara itu, penghargaan Best Climate Financing menjadi pengakuan atas peran bank bjb dalam mendorong pembiayaan berwawasan lingkungan. Pada 2024, pembiayaan untuk kegiatan ramah lingkungan tumbuh 7,72%, dari Rp11.632.766 juta pada 2023 menjadi Rp12.530.781 juta pada 2024.
Pendekatan pembiayaan berbasis prinsip hijau ini turut diperkuat dengan langkah strategis perusahaan melalui penerbitan Obligasi Keberlanjutan I bank bjb Tahap I Tahun 2024, sebagai upaya mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan.
Dari sisi tata kelola, bank bjb juga mencatat capaian positif dengan 100% pemasok berasal dari pemasok lokal, skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 99,32 dengan predikat ‘very good’ berdasarkan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), serta tingkat partisipasi sosialisasi antikorupsi yang mencapai 93,90% bagi pemangku kepentingan internal dan eksternal. Adapun, penguatan struktur ESG turut ditandai dengan pembentukan Grup ESG guna memastikan implementasi keberlanjutan berjalan terintegrasi di seluruh lini bisnis.